How To Be A Succesful Moslem Youth
Asslamu’alaikum
ikhwah fillah,,,
Menjadi
sukses dalam hidup merupakan impian sekaligus menjadi cita-cita setiap orang,
bukan saja setiap umat muslim. Sukses dalam arti etimologi katanya ialah
pencapaian. Sukses mengibaratkan bahwa suatu hal yang kita ingin dan
harap-harapkan telah kita peroleh. Segala kebutuhan yang kita perlukan telah
terpenuhi dan terpuaskan, baik secara fisik
maupun bathiniyah.
Tetapi kesuksesan yang dirasakan oleh tiap-tiap orang
itu tentu tidaklah sama. Ada orang yang menganggap dirinya telah sukses apabila
telah mencapai cita-cita yang didamba-dambakannya semenjak kecil. Ada pula
orang yang apabila ia telah memiliki uang yang berlimpah-ruah, ia telah mencap
dalam hatinya bahwa ia adalah orang yang telah sukses. Ada lagi orang yang yang
merasa dirinya telah sukses apabila ia telah lulus sebagai sarjana atau telah
lulus dari sekolah. Itulah beberapa contoh perspektif mengenai kesuksesan yang
diungkapkan dari beberapa orang yang
merasakannya.
Tapi apakah arti dari kesuksesan itu sebenarnya ikhwah fillah?
Maksud dari kesuksesan itu yang sebenarnya ialah seberapa banyak hal-hal
positif yang dapat kita lakukan, dan yang dapat kita berikan kepada lingkungan
sekitar dan bukan dinilai dari uang maupun materi. Kita dapat mengambil contoh
dari perjuangan nabi-nabi dan rasul kita yang gemar sekali menolong dan
membantu sesama umat muslim yang bersaudara.
Didalam agama Islam, Allah SWT
memerintahkan kita untuk bisa berhasil dalm hidup. Memenuhi segala kebutuhan
hidup, menolong antar sesama umat beragama, dan sukses dalam menghadapi
kehidupan akhirat kelak. Allah SWT memerintahkan kita untuk bisa sukses dalam
kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Kita diperintahkan menyeimbangkan antara
dua kehidupan ini, dan tidak memerintahkan untuk sukses didunia saja ataupun
sukses diakhirat saja. Sukses didunia harus dibarengi dengan kesuksesan yang
dapat diperoleh setelah kita tiada nantinya. Dan sukses diakhirat nanti, harus
juga diiringi dengan kesuksesan hidup didunia saat sekarang ini. Apa yang dapat
kita lakukan agar bisa sukses didunia dan diakhirat? Apa tindakan yang dapat
dikerjakan agar bisa sukses? Apa-apa saja yang harus dimiliki agar bisa sukses?
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini
tentunya ialah dengan memiliki ilmu. Kenapa harus dengan ilmu? Tentu
kita semua ikhwah fillah telah mengetahui dan menyadarinya. Dengan ilmulah kita
bisa melakukan berbagai hal. Dengan ilmu kita dituntun bagaimana dan apa yang
harus dilakukan. Dengan ilmulah kita mengatahui mana yang haq dan mana yang
bathil, mengenal mana yang halal dan yang haram. Hal ini sesuai dengan sabda
Rasulullah yang penulis lupa riwayatnya, yang berbunyi
“man aradaddunyya fa’alaihii bil’ilmi man
aradalakhiratii fa’alaihi bil’ilmi man aradahumaaa fa’alaihi bil’ilmi …”
Hadist
ini memiliki arti bahwa siapa yang menginginkan kebahagiaan didunia hendaklah
dengan ilmu, dan siapa yang menginginkan kebahagiaan diakhirat hendaklah dengan
ilmu, dan siapa yang menginginkan kebahagiaan dua-duanya hendaklah dengan ilmu.
Nah,
bagaimana ikhwah fillah semuanya? Sebagai pemuda muslim yang beriman, sebagai
hamba Allah yang ingin menjalankan syariat dan perintah dariNya dan RasulNya,
kita harus menuntut ilmu. Kita semenjak kecil telah diberi bekal oleh kedua
orangtua, kita disekolahkan, kita diberi kursus bimbingan-bimbingan belajar
agar menjadi anak yang pintar, pandai, tekun, dan menjadi sang juara. Sekarang
sebagai seorang pemuda muslim yang telah diberikan amanat oleh Allah untuk
menjadi seorang khalifah dimuka bumi, apa yang dapat kita lakukan dan kita
usahakan untuk mencapai kesuksesan tersebut. Usaha saja tentu belum bisa kita
jadikan sebagai syarat memperoleh kesuksesan tanpa melibatkan Allah didalamnya.
Begitupun sebaliknya, kita juga tidak bisa hanya mengandalkan Allah dengan
selalu berdoa dan bermunajah kepada-Nya, tanpa ada ikhtiar yang dilakukan.
Sebab doa tanpa usaha adalah sebuah omong kosong, usaha tanpa doa adalah sebuah
kesombongan. Berikut penulis memberi beberapa tips khusus untuk sahabat muslim
semua, apa yang patut kita perhatikan dan jadikan pedoman agar bisa menjadi
seorang pemuda muslim yang sukses dunia dan akhirat.
1. Mempunyai niat. Niat yang disertai dengan
pengikraran dari dalam hati. Niat yang telah ditanamkan secara mendalam didalam diri merupakan syarat utama
dan syarat penting untuk memperoleh kesuksesan. Dengan niat yang ada tentu akan
mendorong kita agar selalu bersemangat dan pantang menyerah dikala menghadapi
hambatan, rintangan,dan tekanan. Niat yang ada akan membangkitkan rasa percaya
diri untuk menunjukan kelebihan dan kepandaian yang kita miliki kepada semua
orang tanpa ada rasa takut. Niat akan menentukan apakah yang kita usahakan itu
mempunyai tujuan untuk apa dan untuk siapa. Rasulullah SAW bersabda “innamal’amalu binniyyaatti” segala
tingkah laku perbuatan itu tergantung akan niat yang ada. Ada pula pepatah yang menyebutkan, bahwa niat
yang baik akan menuntun kepada perbuatan baik, dan niat buruk akan menuntun
kepada perbuatan dan pencapaian yang buruk pula. Jadi jika kita ikhwah fillah
ingin sukses hal pertama yang harus dimiliki adalah penanaman didalam hati, aku
ingin sukses, aku ingin sukses dunia akhirat, aku ingin membahagiakan kedua
orang tuaku, keluargaku, teman-temanku, sekolahku, kampusku, dan tentunya
kepada Allah SWT. Tujukan semuanya hanya pada Dia semata, sebab tujuan akhir
kita hanyalah pada Allah
2. Yang kedua setelah kita ikhwah fillah memiliki niat
yang baik dari lubuk hati, selanjutnya yang harus kita lakukan ialah berikhtiar
dan memiliki tekad yang kuat. Berusaha dan bekerja keras mewujudkan mimpi-mimpi
yang telah kita niatkan tersebut. Kita dapat memulainya dari hal sekecil apapun
sampai kepada usaha dan perjuangan dimana kita memang harus mengorbankan apa
yang kita miliki sepenuhnya, Baik waktu atau tenaga, atau bahkan diri kita
sendiri. Kita harus memiliki semangat yang tertanam sekuat-sekuatnya dalam
hati, pantang menyerah dan tidak cepat merasa puas. Selalu melakukan
evaluasi-evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan. Berusaha terus menerus,
mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan segala permasalahan yang tengah
dihadapi. Sebagai pemuda muslim kita harus mengambil contoh dan meneladani
sifat Rasulullah SAW. Keteguhan hati beliau, keuletan, kesabaran, kerja keras,
dan kejujuran beliau dalam berdagang diusia muda. Beliau terkenal dengan sifat
al-aminnya hingga banyak orang yang memberi kepercayaan kepada beliau. Inilah
yang harus ada dan kita tanamkan kedalam jiwa muda kita. Meniru dan mengambil
teladan dari sosok seorang manusia sempurna ini tanpa dosa dan kesalahan.
Subhannallah.
3. Langkah selanjutnya yang harus diperhatikan setelah
memiliki niat dan ikhtiar yang baik ialah berdoa. Kita pemuda muslim berdoa
kepada sang Khalik Yang Maha mendengar, Yang Maha Melihat, Yang Maha
Mengabulkan Doa. Hal ini membuktikan bahwa kita adalah makhlukNya yang lemah,
selalu membutuhkan Allah dalam setiap kondisi kehidupan. Kita tidak boleh
memiliki sifat sombong dan memalingkan wajah dariNya. Kita tidak boleh memiliki
pikiran bahwa segala sesuatu hanya tergantung dari usaha semata. Kita harus
senantiasa memanjatkan doa dan meminta ridho Illahi. Allah Yang Maha Tinggi
pasti akan menolong hamba-hambanya yang menohon padaNya. Sesuai dengan Firman
Allah “ud’unii astajiblakum”, yang
berarti berdoalah kepadaKu, niscaya akan kuperkenankan itu kata Allah. Maka
jelaslah Allah yang memiliki segala keagungan dan kebesaran pasti akan
memberikan pertolonganNya kepada hamba-hambanya yang benar-benar memohon
padaNya. Selain itu doa dari orangtua adalah hal mutlak yang harus ada setelah
kita berdoa kepada Allah. Ikhwah fillah tahu, doa dari orang tua itu merupakan
doa yang maqbul. Doa yang sangat didengarkan oleh Allah adalah doa orangtua
kepada anak-anaknya. Nabipun mengatakan bahwa ridhonya Allah terletak pada
ridho kedua orangtua. Betapapun hebatnya kita, betapapun pintarnya kita, kita
harus menyempatkan diri untuk meminta doa kepada kedua orangtua sebagai rasa
restu dan ridho darinya. Inipun menandakan rasa rendah hati bahwa kita sangat
membutuhkan beliau. Dan sebagai rasa ucapan terimakasih atas kasih dan sayang
beliau berdua selama ini. Kita juga harus selalu mengingat Allah dalam setiap
keadaan apapun. Memperbanyak dzikir serta tidak melupakan sholat lima waktu,
senantiasa membaca dan mentadaburi Alqur’an dan selalu memperbaiki diri.
4. Untuk syarat selanjutnya ialah kita harus bertawakal
kepada Allah SWT. Mewakilkan dan menyerahkan segala sesuatunya hanya kepada Allah
SWT. Tawakal ini tidak berarti kita pasarah dan menyerah ya ikhwah fillah.
Tawakal ini berarti bahwa kita mempercayakan kepada Allah atas hasil yang akan
kita peroleh. Disini kita dituntut untuk beroptimis selalu dan tidak dianjurkan
pesimis dengan menganggap usaha kita sia-sia saja selama ini. Menyalahkan diri
dan keadaan sekitar. Kita harus membuang pikiran kalah, tidak mampu, tidak
sanggup, membuang sifat mengeluh dan selalu berdalih. Kita harus ikrarkan bahwa
kita telah memberikan usaha terbaik yang kita punya dan selalu meminta
kepadaNya. Apapun hasilnya itu adalah hal terbaik untuk kita kedepannya. Kita
mendapatkan pengalaman dan menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk
terus belajar dan pantang menyerah hingga kegagalan itu bosan mengikuti kita.
5. Untuk selanjutnya kita harus memiliki sifat sabar.
Bersabar akan keputusan final yang akan kita peroleh. Bersabar menunggu dan
terus bermunajah dan bermuhasabah kepada sang pencipta. Allah SWT pasti akan
selalu bersama orang yang sabar dalam menjalani hidupnya. Orang yang sabar
adalah orang yang beruntung. Rasulullah SAW terkenal dengan sifat sabarnya,
sifat ketegarannya dalam menghadapi musuh-musuhnya yang membenci dan
menghinanya. Kita pun juga harus bersabar
dikala kemungkinannya kita gagal. Memperbanyak intropeksi diri dan tetap
bersemangat.
Nah, dari syarat-syarat diatas, maka atas nama Allah
kesuksesan itu pasti akan menghampiri dan berlari mengejar dan mendekati kita
ikhwah fillah. Tidak saja kesuksesan dan kebahagiaan didunia fana semata saja,
Insyaallah kebahagiaan diakhiratpun telah disediakan Allah buat kita semua. Kesuksesan
dimana akan membawa kita kepada tempat terindah seperti yang telah dijanjikan
oleh Allah untuk umatnya yang beriman dan selalu beribadah kepadanya. Untuk sahabat
muslim itulah sedikit yang dapat penulis bagikan kepada kita semua. Penulispun
sekarang juga sedang berusaha mempraktekan ini semua dalam kehidupan penulis.
Penulis mendapatkan ilmu ini dari kegiatan-kegiatan dan beberapa pengalaman
yang telah penulis lalui selama ini. Semoga bisa memberi mamfaat bagi sahabat
muda muslim semua untuk tetap bersemangat dan terus berkarya. Berkarya demi
nusa dan bangsa, terutama berkarya kepada agama kita agama Islam. Allahuakbar!
Sukran!!!


Komentar
Posting Komentar