Siapa Kau?

selamat malam sang pelipur lara dada setiap ummat
selamat beristirahat untuk engkau wahai sang dewa penghancur hari indahku
selamat untukmu yang telah berhasil memasuki hari-hariku yang semakin tak berkejelaskan ini
dekapan hangat itu
tawa kecil yang mempesona dan meluluh lantakan malaikat maut sekalipun
salam dari aku disini

kemana kau malam ini
apa yang kau perbuat?
kau tidak bosan sendirian disana?
bagaimana tanggapanmu akan indahnya siraman kerlap kerlip kota akan sinar bulan itu
apa kau tak mau berbagi cerita?

seolah kau mendengar dan aku berbicara
seolah aku berisyarat dan kau melamuninya
apa kau mau menunggu ku dibatas waktu sana?
menantiku untuk hanya sekedar berucap 'aku dan kamu'
atau kau yang sedang memintaku untuk menunggumu

oooo

aku gila
dan engkau tak mungkin gila
aku harap kau tidak gila seperti gilanya aku sekarang
karena aku tak mau dan tak akan berharap kau menjadi orang gil

 tak mungkinlah
aku dan kau bisalah
menjadi kita saat kita disana . . .

Komentar

Postingan Populer