Kekuatan 'kecil'
Hal-hal kecillah yang sering menjatuhkanmu. Percayalah. Apa yang bisa kau kerjakan tampak dari luar mungkin baik, mungkin benar, dan mungkin sesuai dengan apa yang kau harapkan dan apa yang orang-orang butuhkan. Yang kau lakukan mungkin terlihat dari luar tak bercelah, tak memiliki cacat, atau tak terdapat kekurangan yang bisa disebut sebagai suatu kegagalan. Kau bernafas lega untuk itu. Berharap orang-orang merasa terpuaskan dan datang padamu dengan mengucapkan pujian selamat dan menuturkan sepatah dua kata terima kasih.
Tapi sebelum itu, ketika kau terlalu merasa sudah mendapatkan apa yang orang-orang inginkan, serta kau sendiri merasa bahwa itu telah menyejukan hatimu, usaha dan pengorbananmu terbalaskan, serta doamu seakan didengar Sang Ilahi, hingga kau lupa diri, bahwa ada hal penting lainnya, yang tak terlihat olehmu tapi terlihat oleh orang sekelilingmu, hal kecil saja, bisa dikatakan sebesar ujung jarum, ketika kau luput darinya, maka kau akan menyesalinya, karena apa? Karena kau telah gagal.
Orang-orang sering terjatuh karena luput dari barang-barang kecil. Orang-orang sering terjatuh karena tersandung batu kecil. Orang-orang sering terperosot karena sebuah lubang kecil.
Motivasi, komitmen, pengorbanan, doa itu sama sekali belum cukup untukmu agar menerima sebutan yang terbaik dari yang paling baik. Dimananpun orang-orang tidak hanya membutuhkan itu untuk menyokong kelangsungan estafet hidup. Tapi karakter seseorang lebih dijadikan dominan dan tolak ukur yang mujarab.
Tapi sebelum itu, ketika kau terlalu merasa sudah mendapatkan apa yang orang-orang inginkan, serta kau sendiri merasa bahwa itu telah menyejukan hatimu, usaha dan pengorbananmu terbalaskan, serta doamu seakan didengar Sang Ilahi, hingga kau lupa diri, bahwa ada hal penting lainnya, yang tak terlihat olehmu tapi terlihat oleh orang sekelilingmu, hal kecil saja, bisa dikatakan sebesar ujung jarum, ketika kau luput darinya, maka kau akan menyesalinya, karena apa? Karena kau telah gagal.
Orang-orang sering terjatuh karena luput dari barang-barang kecil. Orang-orang sering terjatuh karena tersandung batu kecil. Orang-orang sering terperosot karena sebuah lubang kecil.
Motivasi, komitmen, pengorbanan, doa itu sama sekali belum cukup untukmu agar menerima sebutan yang terbaik dari yang paling baik. Dimananpun orang-orang tidak hanya membutuhkan itu untuk menyokong kelangsungan estafet hidup. Tapi karakter seseorang lebih dijadikan dominan dan tolak ukur yang mujarab.

Komentar
Posting Komentar